<?xml version="1.0"?>










<rss version="2.0">
  <channel>
    <title><![CDATA[Baby Store.webs]]></title>
    <link>http://www.freewebs.com/babystore/babyblog.htm</link>
    <description><![CDATA[Indonesia Baby Store]]></description>
    <generator>Freewebs</generator>

    <item>
      <title><![CDATA[Merawat Tali Pusat ]]></title>
      <link>http://www.freewebs.com/babystore/babyblog.htm?blogentryid=3118558</link>
      <description><![CDATA[Jangan takut, Bu. Si kecil tidak merasakan apa-apa saat Anda menyentuh
tali pusatnya. Jadi, rawatlah tali pusat si kecil hingga lepas dengan
sendirinya.
<p class="western">Bagi Ibu baru, merawat tali pusat merupakan
tantangan tersendiri. Biasanya para ibu merasa khawatir karena tekstur
tali pusat yang lembek dan terlihat mudah putus. Alhasil, pekerjaan
merawat tali pusat ini malah diserahkan kepada orang lain. </p><p class="western">Tali pusat atau <em>umbilical cord</em>
adalah saluran kehidupan bagi janin selama dalam kandungan. Tapi begitu
bayi lahir saluran ini tidak diperlukan sehingga harus dipotong dan
dijepit atau diikat. Sisa tali pusat yang menempel di perut bayi itu
disebut <em>umbilical stump.</em> Bagian inilah yang nanti akan
mengering dan akan terlepas dengan sendirinya dalam waktu seminggu.
Namun ada juga yang baru terlepas setelah empat minggu. </p><p class="western">Saat
akan membersihkan tali pusat, pastikan dulu tangan Anda dalam keadaan
bersih. Anda juga tidak perlu ragu-ragu atau merasa takut memegang tali
pusat tersebut, karena bayi Anda tidak merasa sakit atau terganggu. </p><p class="western">Kini,
tali pusat tidak lagi harus ditutup dengan kain kasa steril karena ada
risiko bisa terjadi infeksi. Selain itu, menurut rekomendasi WHO,
membersihkan tali pusat cukup dengan air dan sabun. Jadi penggunaan
alkohol tidak lagi dianjurkan. Menurut penelitian, tali pusat yang
dibersihkan dengan air dan sabun cenderung lebih cepat <em>puput </em>(lepas)
dibandingkan tali pusat yang dibersihkan dengan alkohol. Namun memang,
jika tidak dibersihkan dengan alkohol, ada kemungkinan tali pusat itu
akan mengeluarkan bau tak sedap. Oleh sebab itu, sebaiknya Anda
diskusikan dulu hal ini dengan dokter. </p><p class="western"><strong>Langkah-langkahnya :</strong></p><ol><li><p class="western">Mandikan bayi seperti biasa.</p></li><li><p class="western">Gosok tali pusat dengan sabun secara perlahan</p></li><li><p class="western">Angkat dan letakkan bayi Anda di meja ganti (<em>baby tafel</em>)</p></li><li><p class="western">Keringkan tubuh bayi dengan handuk</p></li><li><p class="western">Angkat (bukan menarik) sedikit tali pusat, kemudian bersihkan sisa air pada pangkal tali pusat dengan kasa steril atau kapas. </p></li><li><p class="western">Bersihkan dengan alkohol menggunakan kapas (<em>optional</em>). Kemudian kipas-kipas dengan tangan atau tiup supaya cepat kering. </p></li><li><p class="western">Bila
Anda tetap ingin menutupi tali pusat tersebut, gunakan kain kasa
steril. Lilitkan kain kasa pada bagian atas tali pusat, jangan sampai
ke bagian pangkalnya. Pastikan bagian pangkal tersebut dapat terkena
udara dengan leluasa. </p></li><li><p class="western">Setelah si kecil diberi minyak telon dan bedak, kenakan popok kain dan baju atasan.</p></li></ol><p class="western"><strong>Yang Harus Diingat dan Diperhatikan</strong></p><ol><li><p class="western">Tali
pusat sebetulnya tidak perlu ditutup dengan apa pun. Namun jika Anda
tetap ingin menutupnya, jangan terlalu rapat karena tali pusat akan
menjadi lembab dan akan menimbulkan risiko infeksi. Pastikan juga
bagian pangkal tali pusat dapat terkena udara dengan leluasa. </p></li><li><p class="western">Jika
Anda takut memandikan si kecil karena tidak mau membuat tali pusatnya
basah, Anda bisa menyeka tubuh si kecil dengan air hangat. </p></li><li><p class="western">Bila akan berpergian dan si kecil harus menggunakan popok sekali pakai, pilihlah yang khusus untuk <em>newborn</em> (bayi baru lahir) karena ada lekukannya di bagian depan.</p></li><li><p class="western">Bila
mengenakan popok dan baju atasan, jangan masukkan baju atasan ke dalam
popok supaya tidak menghalangi masuknya udara ke daerah perut. </p></li><li><p class="western">Jangan memegang-megang atau menarik tali pusat meski sudah hampir terlepas. Biarkan tali pusat lepas secara alami. </p></li><li><p class="western">Bila
terjadi tanda-tanda infeksi, seperti keluar cairan yang berbau,
merah-merah di sekitar pangkal tali pusat, ada bercak darah atau bayi
Anda demam, segera hubungi dokter. Begitu juga jika tali pusat si kecil
belum lepas juga meski sudah lewat empat minggu. </p></li><li><p class="western">Tidak perlu menempelkan uang logam di atas pusar bayi, jika pusarnya terlihat menonjol (<em>bodong</em>) setelah lepas. Nanti tonjolan itu lama-lama akan hilang sendiri.</p></li><li><p class="western">Setelah
lepas, jangan buang tali pusat. Simpanlah di tempat yang aman. Selain
sebagai kenang-kenangan, juga untuk jaga-jaga karena darah di tali
pusat dipercaya dapat menyembuhkan penyakit yang diderita si kecil.</p></li></ol><p class="western"><strong>Top Tip </strong></p><p class="western">Selalu cuci tangan Anda sebelum menyentuh tali pusat si kecil dan bersihkan tali pusat minimal dua kali sehari.</p><p style="text-align: center;" class="western"><img src="http://www.freewebs.com/babystore/5252-FuWknfW.jpg" border="0"></p><p style="text-align: center;" class="western"><img src="http://www.freewebs.com/babystore/bord.gif" border="0"></p>]]></description>
      <comments>http://www.freewebs.com/babystore/babyblog.htm?blogentryid=3118558#topBox</comments>
      <guid isPermaLink="true">http://www.freewebs.com/babystore/babyblog.htm?blogentryid=3118558</guid>
      <pubDate>Fri, 14 Mar 2008 06:31:00 +0800</pubDate>
    </item>

  </channel>
</rss>

